KONEKSI ANTAR MATERI 1.4
KONEKSI ANTAR MATERI 1.4
FILOSOFI KI HAJAR DEWANTARA
Pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak – anak itu agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi – tingginya.
NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK
Tujuan pendidikan agar terwujud Profil Pelajar Pancasila yaitu:
1. Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Kebhinekaan Global
3. Bergotong Royong
4. Kreatif
5. Bernalar Kritis
6. Mandiri
VISI GURU PENGGERAK
Langkah pertama dalam menerapkan pendekatan disiplin positif yaitu dengan mengembangkan visi bersama tentang apa yang ingin dicapai sekolah sehingga peran pemangku kepentingan yang terlibat sangat mendukung yaitu: kepala sekolah, guru, orangtua murid, anak didik. Penciptaan lingkungan belajar yang ramah murid akan membuat peserta didik merasa bebas untuk mengeksplor pandangan mereka dan didorong penuh untuk mencapai potensi yang mereka miliki sehingga tercapai Merdeka Belajar.
Pembentukan budaya positif memerlukan pembiasaan dan konsistensi semua pihak untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada sehingga terwujud peserta didik yang unggul, berkarakter dan berbudi pekerti.
BUDAYA POSITIF
Sebagai pendidik, posisi kontrol guru sebagai berikut :
1. Mandiri
2. Reflektif
3. Kolaboratif
4. Inovatif
5. Berpihak Pada Murid
Semua aspek ini merupakan nilai yang harus dimiliki oleh seorang guru penggerak.
Kita sering memandang bahwa hukuman persis yang sama dengan pendisiplinan. Dan memberikan hukuman sebagai salah satu langkah untuk mendisiplinkan murid, padahal disiplin dan hukuman memiliki arti yang berbeda dan memberikan efek yang berbeda dalam pembentukan diri murid. Hukuman mengendalikan perilaku murid, tidak baik untuk psikologis anak sedangkan pendisiplinan membentuk anak bertanggung jawab akan perilakunya.
Beberapa upaya guru untuk membangun budaya positif di sekolah diantaranya adalah :
1. Mengenal kodrat siswa
2. Memberi motivasi
3. Menjalin komunikasi yang efektif
4. Menjadi manager kelas
5. Membudayakan 6 S
6. Menjalin kerjasama dengan orangtua murid dan teman sejawat.
Salah satu langkah dalam menerapkan budaya positif adalah dengan memberntuk lingkungan kelas yang mendukung terciptanya budaya positif adalah menyusun kesepakatan kelas. Dalam pembuatan kesepakatan kelas , guru bertindak sebagai manajer pembelajaran yang menuntun siswa dalam mencapai kelas impian mereka.
Adapun langkah – langkah dalam menyusun kesepakatan kelas adalah :
1. Menanyakan kepada murid kelas seperti apa yang mereka.
2. Menanyakan ide murid untuk mencapai kelas impian mereka.
3. Mengambil kesimpulan dari ide murid
4. Mengubah ide menjadi kesepakatan kelas.
5. Menandatangani kontrak kesepakatan kelas yang sudah dibuat.
6. Melakukan refleksi terhadap poster kesepakatan kelas.

Komentar
Posting Komentar