aksi nyata 1.3

 

ARTIKEL MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK

PGP-1-KAB.PINRANG-HARMAYANTI-1.3-AKSI NYATA

 

JUDUL: Mengembangkan keterampilan murid untuk berinteraksi social secara

   positif, arif dan bijaksana (Relationship)

 

 

A.   LATAR BELAKANG

Untuk mewujudkan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan, aman, nyaman, bermakna, dan tempat yang selalu dirindukan sepertinya sudah menjadi hal yang diinginkan oleh semua pihak. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan perubahan yang mendasar dan upaya yang konsisten. Salah satu model perubahan yang dapat diterapkan yakni paradigma Inkuiri Apresiatif (IA). Paradigma IA merupakan model manajemen perubahan yang dilakukan dengan pendekatan yang kolaboratif dan berbasis kekuatan dalam suasana yang positif dan apresiatif. Mewujudkan murid merdeka dimulai dengan cara menggali hal-hal positif yang ada di sekolah dengan berkolaborasi bersama pemangku kepentingan (kepala sekolah, teman sejawat, orangtua murid, murid, dan masyarakat) dengan menerapkan tahapan-tahapan perubahan yang disebut BAGJA (Buat Pertanyaan, Ambil Pelajaran, Gali Mimpi, Jabarkan Rencana dan Atur Eksekusi).

Di Era Revolusi  Industri 4,0 dan dimasa pandemi saat ini dimana kehidupan anak tidak terlepas dari gedget. Hal ini tentunya akan berdampak pada kehidupan murid dan karakternya. Hal ini menuntut kita dapat berperan aktif dalam  membentuk murid  untuk dapat melakukan  interaksi social secara  positif, arif dan bijaksana. Setiap kesempatan berkumpul, apakah berkumpul dengan keluarga, atau acara-acara sosial murid terkadang murid tidak lepas dari gedgetnya. Sehingga interaksi sosial  murid  kurang terbentuk akibat focus pada gadget tersebut.  Hal ini tentu akan membentuk  murid  menjadi anak  yang individualis dan kurang  memiliki keterampilan dalam berinteraksi sosial.

Oleh karena itu Sebagai calon guru penggerak yang senantiasa tergerak, bergerak, dan menggerakkan apa yang menjadi latar belakang di atas akan dituangkan ke dalam Aksi Nyata di sekolah dengan tujuan umum mengembangkan keterampilan murid untuk berinteraksi sosial secara positif, arif dan bijaksana (Relationship) dan tujuan khusus yakni (1) Murid mampu berinteraksi sosial secara positif, arif dan bijaksana (2) Murid mampu berkolaborasi dengan orang – orang sekitarnya. (3) Murid memiliki sikap menghargai orang lain. Tolak ukur keberhasilan (1) Terjalin Kerjasama yang baik. (2) Mudah berinteraksi dengan teman yang lain. (3) Tidak mudah terpengaruh terhadap budaya yang tidak sesuai dengan budayanya.

 

B.   DESKIPSI AKSI NYATA

Aksi nyata kali ini masih di lakukan di kelas yang sama sebelumnya yaitu kelas 4 SD Murid merdeka adalah murid yang mampu belajar dan paham akan kebebasan dan kemandirian untuk mengembangkan bakat dan potensi yang dimilikinya dengan tetap mempedomani budaya-budaya positif lingkungan sekitar. Pada kegiatan aksi nyata modul 1.3 ini lebih mengedepankan tentang bagaimana mengembangkan keterampilan murid untuk berinteraksi sosial secara positif, arif dan bijaksana (Relationship). Untuk mencapai itu semua tentu perlu didukung oleh segala bentuk yang merdeka belajar yang dihadirkan oleh guru dan dukungan oleh pemangku kepentingan seperti kepala sekolah dan seluruh warga sekolah termasuk keluarga dan orangtua murid.

 

1.   Pelaksanaan Aksi Nyata Pekan Pertama

Untuk mempersiapkan aksi nyata yang akan dilakukan, pada pekan pertama terlebih dahulu diadakan pertemuan dan diskusi dengan kepala sekolah dan rekan guru. Dalam diskusi tersebut lebih banyak merancang kegiatan perubahan dengan tahapan BAGJA dengan pendekatan yang kolaboratif dan berbasis kekuatan. Berikut adalah rencana perubahan dengan menerapankan tahapan perubahan BAGJA dengan tujuan mengembangkan keterampilan murid untuk berinteraksi sosial secara positif, arif dan bijaksana (Relationship):

 

PRAKARSA

PERUBAHAN

Upacara bendera yang berpihak pada murid dan dinantikan oleh seluruh warga sekolah

TAHAPAN

Pertanyaan

Daftar tindakan yang perlu dilakukan untuk menjawab pertanyaan

B-uat pertanyaan (Define)

·      Bagaimana meningkatkan interaksi sosial murid dengan lingkungan sekitar?

·      Bagaimana membiasakan murid untuk memahami pentingnya interaksi sosial secara positif, arif dan bijaksana?

·      Bagaimana meningkatkan keterlibatan murid dengan seluruh warga sekolah dan lingkungan sekitar?

·      Bagaimana menumbuhkan kesadaran murid tentang pentingnya interaksi sosial secara positif, arif dan bijaksana?

·         Melakukan interview / survei kepada kepala sekolah, guru, dan murid tentang hal paling positif yang berhubungan dengan interaksi sosial secara positif, arif dan bijaksana?

·         Melakukan diskusi dengan kepala sekolah dan dewan guru untuk mengidentifikasi tindakan yang akan diambil untuk menumbuhkan kesadaran murid tentang pentingnya interaksi sosial secara positif, arif dan bijaksana.

A-mbil pelajaran (Discover)

Bagaimana menumbuhkan kesadaran murid tentang pentingnya interaksi sosial secara positif, arif dan bijaksana?

Menyepakati pertanyaan utama yang akan diambil dan akan ditindaklanjuti;

·          Mengidentifikasi hal yang telah dilakukan tentang upaya penumbuhan kesadaran murid

·         Kebijakan perubahan didukung oleh Kepala Sekolah

·         Kepala sekolah, dewan guru dan murid terlibat

·         Guru memberikan pendekatan-pendekatan positif kepada murid

G-ali mimpi (Dream)

·      Seperti apa orang-orang yang terlibat? (terlihat, bertindak, terlibat dan merasa)

·      Bagaimana implementasi interaksi sosial positif?

·      Apa kebiasaan positif baru yang tercipta?

·      Sumberdaya seperti apa yang kita bayangkan akan tersedia?

Kebijakan kepala sekolah tentang perubahan diimplementasikan oleh guru-guru dengan penanaman karakter positif sebagai upaya penumbuhan kesadaran murid akan pentingnya interaksi sosial secara positif, arif dan bijaksana (relationship).

J-abarkan rencana (Design)

·      Siapa yang akan melakukan apa, bagaimana dan kapan?

·      Bagaimana mengukur kemajuan dan melanjutkan langkah?

·       Bagimana cara melibatkan setiap orang di sekolah untuk membantu terwujudnya perubahan?

·      Apa Langkah-langkah kecil yang diperlukan?

·      Apa langkah besar yang bersifat inovatif dan terobosan yang diambil?

·      Kepala sekolah sebagai penentu kebijakan dan penanggungjawab, guru sebagai aktor pelaksana dan siswa sebagai subyek dan rencana serta orangtua dan masyarakat sebagai pendukung.

·      Mengukur kemajuan dengan melakukan refleksi dan evaluasi kegiatan

·      Melibatkan setiap orang dengan cara diskusi dan kolaborasi yang konsisten

·      Melakukan identifikasi karakteristik setiap murid untuk memetakan profil.

·      Melakukan terobosan dan inovasi dengan cara melakukan Komunikasi Positif dengan cara Memanusiakan Hubungan.

A-tur eksekusi (Deliver)

·      Siapa yang akan terlibat untuk mewujudkan rencana?

·      Bagaimana mengkomunikasikan kemajuan rencana dan kepada siapa?

·      Siapa yang bertanggungjawab dan memberikan feedback?

·      Seluruh warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan rencana perubahan ini mulai dari kepala sekolah, guru, dan murid serta orangtua dan masyarakat sebagai pendukung. Proses komunikasi kemajuan rencana dengan kepala sekolah sebagai penanggung jawab dan pemberi umpan balik rencana perubahan. Kita juga bisa melibatkan pengawas dan korwil sebagai pemberi umpan balik juga.

 

Prakarsa perubahan adalah bentuk rencana untuk melakukan perubahan positif yang berhubungan dengan pengembangan interaksi sosial murid secara positif, arif dan bijaksana.

 

2.       Pelaksanaan Aksi Nyata Pekan Kedua

Pada pekan kedua fokus untuk melaksanakan rencana yang telah disepakati di atas. Fokus pertama adalah mengajak murid untuk melakukan kegiatan dirumah dan di sekolah yang dapat menumbuhkan kolaborasi tentang hal paling positif yang berhubungan dengan interaksi sosial secara positif melalui Group Belajar WA Kelas 4 mengingat masih dalam kondisi pandemi sehingga mengharuskan kita untuk tetap patuh terhadap protokoler kesehatan. Kegiatan kedua yang dilakukan adalah dengan melakukan kegiatan nonton bareng/mandiri film pendek tentang pentingnya interaksi sosial secara positif, arif dan bijaksana dengan Link Video yang di kirim melalui Group Belajar WA Kelas 4. Film pendek ini berkisah tentang Interaksi Sosial secara arif dan bijaksana serta mengajak teman yang melakukan hal-hal negative untuk melakukan hal-hal yang positif secara arif dan bijaksana. Berikut Linknya: https://youtu.be/6AN7Rpb3pMc Namun tidak dipungkiri bahwa masih ada saja murid yang belum bisa bergabung pada Group Belajar WA Kelas 4  dan mengikuti kegiatan Aksi Nyata Modul 1.3 ini dikarenakan berbagai hal. Sesaat setelah nonton bareng ini selesai, guru mengajak murid untuk menuliskan refleksi pembelajaran dan kesimpulan tentang halhal penting dari film pendek tersebut kemudian melaporknnya dalam bentuk foto. Pada pembelajaran ini, anak-anak  merasa senang karena dapat mengetahui manfaat dan melakukan interaksi positif sesuai adab dalam bergaul dengan teman, keluarga dan lingkungan sekitar. Selanjutnya memantau kegiatan murid yang sesuai dengan yang diharapkan pada Aksi Nyata tersebut melalui Lembar Angket dengan bantuan orang tua/wali murid.

 

3.       Pelaksanaan Aksi Nyata Pekan Ketiga

Pada pekan ketiga, kegiatan difokuskan pada umpan balik murid-murid terhadap kegiatan yang telah dilakukan. Selain itu feedback dari rekan-rekan sejawat dan kepala sekolah juga diberikan terhadap kegiatan aksi nyata yang telah dilakukan. Anak-anak ternyata sangat senang pembelajaran yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil survey kegiatan di rumah dapat disimpulkan bahwa mereka berkomitmen untuk tetap melakukan interaksi sosial dengan teman-teman maupun lingkungan sekitar. Begitupun dengan rekan-rekan sejawat, mereka memberikan umpan balik yang positif bahwa dengan kegaitan aksi nyata ini mereka merasa termotivasi dan terinspirasi untuk melakukan hal serupa.

 

4.       Pelaksanaan Aksi Nyata Pekan Keempat

Pada pekan keempat, difokuskan untuk menyusun laporan aksi nyata berdasarkan seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilakukan. Laporan kegiatan dilaporkan dengan membuat artikel, lampiran-lampiran dokumentasi dan video yang akan di upload pada You Tube tentang kegiatan - kegiatan yang telah dilakukan.

 

 

 

C.   HASIL DARI AKSI NYATA

Setelah melaksanakan aksi nyata selama beberapa pekan, melalui refleksi dan feedback yang diberikan oleh murid, rekan sejawat dan kepala sekolah, diperoleh kesimpulan bahwa dengan menerapkan paradigma IA untuk melakukan perubahan positif baik untuk sekolah secara umum maupun untuk murid secara khusus. Mulai dari kolaborasi antar sesama guru lebih meningkat, diskusi-diskusi positif terbangun dengan apresiatif. Selain itu, dengan aksi nyata yang dilakukan mampu memberikan pembelajaran yang bermakna bagi murid-murid. Namun hasil dari aksi nyata ini tentunya belum bisa berdampak signifikan pada perubahan sekolah ke arah yang lebih positif namun aksi nyata kali ini bukan berarti menjadi akhir dari kegiatan positif yang dilakukan di sekolah tetapi menjadi tonggak awal perubahan untuk sekolah yang lebih unggul dengan murid-murid yang merdeka. Dukungan oleh Kepala Sekolah juga sangat membantu dalam kegiatan yang telah dilakukan. Rekan-rekan sejawat sangat termotivasi dan terinspirasi dengan kegiatan ini. Mereka terpacu untuk melakukan hal serupa. Kegiatan-kegiatan diskusi dan komunikasi yang positif semakin intensif dilakukan sehingga nantinya akan membawa perubahan.

 

D.   PEMBELAJARAN YANG DI DAPAT (KEGAGALAN & KEBERHASILAN)

Kegiatan aksi nyata yang telah dilakukan tentunya terdapat kelebihan dan kekurangan. Ada beberapa pembelajaran yang didapat dari aksi nyata tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

1.         Menerapkan paradigma IA untuk mendukung perubahan dalam mengembangkan interaksi sosial murid secara positif, arif dan bijaksana.

2.         Aksi nyata belum membawa perubahan yang signifikan dikarenakan masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

3.         Murid lebih memahami adab dalam bergaul dengan teman, keluarga dan lingkungan sekitarnya.

 

E.   RENCANA PERBAIKAN

Rencana perbaikan yang akan dilaksanakan dimasa yang akan datang, Penulis  berharap pada pembelajaran semester depan akan diinternalisasi lebih dalam lagi tentang modul-modul yang telah dipelajari dalam pendidikan guru penggerak. Kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada perubahan, insyaallah akan diterapkan bersama-sama rekan guru dan semua jenjang kelas. Kolaborasi dengan pihak-pihak yang terkait juga akan lebih diintensifkan lagi melalui forum-forum diskusi yang komunikatif dan apresiatif tentunya demi terwujudnya profil Pelajar Pancasila yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, gotong royong, kreatif, bernalar kritis, dan mandiri.

 

F.   DOKUMENTASI KEGIATAN AKSI NYATA

 

                

Merancang kegiatan perubahan dengan tahapan BAGJA

Berdiskusi bersama stekolder sekolah

 

Melakukan kegiatan yang dapat menumbuhkan kolaborasi.

Menonton video yang dapat penumbuhan interaksi

Menuliskan manfaat interaksi social secara positif , arif dan bijaksana

 

Memantau kegiatan yang telah dilakukan murid dengan bantuan orang tua

 

Menyusun laporan dan membuat video

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS MODUL 3.1.DEMONSTRASI KONSTEKSTUAL_HARMAYANTI

SINTESIS MATERI FILOSOFI KI HAJAR DEWANTARA